Apakah Saya menderita Diabetes

9 Aug

glukometer

Apakah anda sering buang air kecil, sering haus, sering lapar, mudah merasa lelah, sulit tidur, berat badan turun tiba-tiba, dan sering merasa kesemutan ???

Bila jawabannya ya maka itu artinya anda mempunyai gejala dan beresiko terkena penyakit diabetes.

Ciri-ciri di atas adalah gejala penyakit diabetes, namun untuk memastikan apakah Anda mengidap diabetes atau tidak adalah dengan melakukan pengecekan yang lebih lanjut, bisa melalui klinik kesehatan atau tes pribadi di rumah.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa anda lakukan untuk memastikan apakah anda terkena penyakit diabetes atau tidak, yaitu :

• Tes darah

Tes darah dilakukan dengan 2 sesi, yaitu saat puasa dan postprandial. Biasanya tes darah dilakukan di laboratorium atau klinik.. Kadar gula yang normal selama berpuasa adalah di bawah 100 mg/dl. Namun bila hasilnya adalah 100-125 mg/dL maka itu bisa disebut pradiabetes. Dan bila hasilnya lebih dari 126 mg/dL itu menunjukkan bahwa anda positif terkena diabetes.

Biasanya dokter akan melakukan dua tes darah, yaitu glukosa plasma puasa (Fasting Plasma Glucose = FPG) dan toleransi glukosa oral (Oral Glucose Tolerance Test = OGTT). Sebelum melakukan FPG, anda diwajibkan untuk berpuasa selama 8 jam, dan sebaiknya di pagi hari. Skrining ini bisa menentukan apakah tubuh anda memetabolisme glukosa dengan baik.

Setelah itu dokter dapat melakukan tes gula darah sewaktu (OGTT) di mana sehabis puasa anda diminta minum sejumlah minuman yang mengandung gula dalam jumlah besar lalu 2 jam kemudian diukur kembali. Jika glukosa Anda lebih tinggi dari normal, Anda memiliki apa yang disebut “toleransi glukosa terganggu”, yang menunjukkan pradiabetes.
tes darah
• Tes Urine

Tes urine dilakukan dimana kadar albumin, gula dan mikroalbuminurea akan diperiksa untuk mengetahui apakah seseorang menderita penyakit ini atau tidak. Tes ini juga dilakukan di laboratorium atau klinik.

• Glukometer

Tes glukometer dilakukan dengan menusukkan jarum pada jari untuk mengambil sampel darah. Kemudian sampel darah diletakkan ke dalam celah yang tersedia pada mesin glukometer.

Hasilnya memang tidak terlalu akurat, namun dapat digunakan untuk memantau gula bagi penderita agar apabila ada indikasi gula tinggi dapat segera melakukan pengecekan di laboratorium dan menghubungi dokter.
Alat glukometer mudah digunakan dan tidak menimbulkan rasa sakit saat mengambil sampel darah. Tes glukometer dapat dilakukan sendiri di rumah bila anda mempunyai alatnya.

Bila hasil tes gula darah sudah menunjukkan bahwa anda terkena pradiabetes atau diabetes, maka anda harus mengubah gaya hidup anda agar penyakit diabetes anda tidak bertambah parah. Misalnya anda bisa melakukan diet ketat, meningkatkan intensitas olahraga, makan sayur-sayuran dan buah-buahan, berhenti merokok dan minum alkohol,mulai meminum Tahitian Noni Bioactive Beverage secara rutin dan lain-lain.

Akibat Diabetes

9 Aug

diabetes mellitus

Pada jaman modern ini sudah bermacam-macam penyakit maupun obat-obatan yang muncul.

Tapi tahukah anda bahwa beberapa penyakit kritis dimulai dari Diabetes.

Janganlah pernah menganggap sepele penyakit diabetes, karena penyakit yang sering ditemui di masyarakat indonesia ini juga bisa menjadi biang atau penyebab dari penyakit-penyakit lain yang lebih ganas yang menyerang organ mata, jantung, lambung, ginjal, kaki, hati, dan, kulit.

Aliran pembuluh darah yang kaku dan kurang baik yang disebabkan oleh adanya perubahan metabolisme sel lapisan dalam pembuluh darah bisa mengakibatkan organ-organ tubuh (ujung – ujung tubuh, termasuk jari kaki, tangan, ujung rambut hingga penis) kekurangan nutrisi dan oksigen, yang mempunyai efek yang berbahaya.

Misalnya kerusakan retina pada organ mata. Hal ini disebut sebagai retinopati diabetik dimana penderita mengalami kerusakan pada lensa (katarak) dan perlahan-lahan akan mengalami kebutaan. Selain itu juga bisa menyebabkan serangan jantung koroner, stroke dan luka yang sulit sembuh.

Penyakit diabetes juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang lain, yaitu gejala perasaan kembung dan cepat kenyang padahal cuma makan sedikit. Akibatnya penderita terlihat semakin kurus.

Jika penderita mengalami luka pada kaki atau tangan, maka luka itu akan sulit sembuh karena aliran darah yang memberi makanan tidak sampai ke ujung jari kaki atau tangan yang terluka.

Untuk rambut bahkan bisa menyebabkan alopesia atau kebotakan dan bagi laki – laki, bisa terjadi disfungsi ereksi.

Selain itu juga bisa menyebabkan kebocoran protein di ginjal. Akibatnya penderita bisa mengalami gagal ginjal yang diharuskan untuk melakukan cuci darah, cuci rongga perut, atau cangkok ginjal sebagai terapi pengganti ginjal.

Komplikasi yang lain adalah kaki diabetik dimana penderita mengalami kerusakan saraf sehingga tidak dapat membedakan suhu panas dan dingin.

Sedangkan gangguan pada mata atau penglihatan yang diakibatkan diabetes bisa berupa penyakit katarak, glaukoma, retinopati, dan mata rabun.

Gangguan mata karena diabetes bisa menyebabkan mata menjadi keruh, dimana cairan bola mata mengalami kekentalan yang sering berubah sehingga penglihatan dapat berubah secara cepat. Misalnya penderita diabetes mempunyai lensa mata -1 jika kadar gula nya meningkat dalam taraf tertentu maka hanya dalam kurun waktu 3 hari bisa berubah menjadi + 1 atau – 0,5.

Penderita yang mengalami mata kabur karena diabetes disarankan jangan membeli kacamata dulu, karena perubahan pandangan mata yang menjadi kabur bukan disebabkan oleh lensa mata yang cembung tetapi oleh lensa mata yang membengkak akibat dari kadar gula yang tinggi. Oleh karena itu dalam menanggulangi penyakit mata ini selain menggunakan obat mata juga menggunakan obat diabetes bisa berbentuk herbal atau kimia.

Oleh karena itu kontrol secara teratur gula darah Anda dengan cara rutin berolahraga dan melakukan diet. Selain itu hindari semua kelainan yang mungkin mengancam anda di masa depan sehingga kualitas hidup Anda akan lebih baik meskipun Anda penderita diabetes.

Penderita Diabetes bisa disembuhkan dengan memperbaiki Pankreas yang rusak, minum saja Tahitian Noni dan anda akan mengucapkan selamat tinggal pada obat-obatan anda.

Jalan Kaki bagi Penderita Diabetes

9 Aug

jalan sehatJalan kaki adalah aktivitas olahraga yang paling mudah, aman dan menyenangkan. Setiap hari kita melakukan aktivitas ini. Entah berangkat sekolah, berangkat kerja, jalan-jalan, dan lain-lain.

Namun tahukah anda bila dengan berjalan kaki kita bisa mengurangi atau bahkan mengobati diabetes.

Lho kok bisa ??

Aktivitas jalan kaki yang dilakukan secara rutin dapat menjaga kesehatan fisik seseorang. Selain itu oksigen yang dihirup akan diedarkan melalui sirkulasi darah. Manfaatnya adalah kondisi tubuh tak cepat lelah, mengurangi stres, dan lebih cepat mengembalikan kebugaran fisik.

Dan jangan pernah menganggap remeh jalan kaki, karena tidak sedikit manfaat yang bisa kita dapatkan dari “sekadar” berjalan-jalan.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Jurnal Diabates Care, jika anda ingin menurunkan kadar gula darah anda yang tinggi, maka anda bisa sering melakukan jalan kaki setiap hari.

Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang sederhana juga bisa memberikan dampak yang positif terhadap diabetes.

Para peneliti menyarankan untuk berjalan kaki setiap hari minimal 10.000 langkah atau 8 km meter per hari. Penelitian sebelumnya, tidak menyebutkan berapa jauh harus berjalan. Kini, kata Amanda Fretts, ketua peneliti dari laporan di jurnal Diabetes Care itu, semuanya semakin jelas. Butuh 10.000 langkah atau sekitar 8 km berjalan kaki.

Demi mendapatkan informasi yang lebih akurat, Fretts dan rekan-rekannya meminta lebih dari 1.800 orang untuk menggunakan pedometer di pinggang mereka selama seminggu guna mengetahui jumlah langkah yang setiap hari mereka lakukan. Hasilnya sekitar 17 persen partisipan berjalan kaki lebih dari 3.500 langkah per hari.

Setelah memasukkan usia partisipan, apakah mereka merokok atau tidak dan risiko diabetes lainnya, tim Fretts menemukan bahwa orang yang berjalan kaki lebih banyak 29 persen lebih rendah risikonya terkena diabetes dibandingkan mereka yang berjalan kaki hanya sedikit.

Fretts mengungkapkan melalui e-mail-nya kepada Reuters Health. “Temuan kami tidaklah mengejutkan karena penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan, bahkan sekecil apa pun aktivitas akan terkait dengan penurunan risiko diabetes,”

“Peningkatan aktivitas fisik kemungkinan mencegah bertambahnya berat badan dan mendukung penurunan berat badan, penyebab utama risiko diabetes,” kata Fretts.

Jika anda ingin melakukan aktivitas olahraga jalan kaki, sebaiknya lakukan terlebih dahulu pemanasan dengan melakukan peregangan secara perlahan dan lembut untuk meregangkan otot dan sendi-sendi agar terbiasa dengan gerakan berjalan kaki.

Sebelum dan sesudah berjalan kaki, cek kadar gula darah anda. Jika terlalu rendah, di bawah 100 mg/dl, Anda harus menambah asupan karbohidrat sekitar 15-30 gram. Jika terlalu tinggi, di atas 200 mg/dl, maka sebaiknya tunda dulu olahraga anda sampai kadar gula darahnya turun.

Penting untuk para diabetisi untuk selalu melakukan pengecekan kadar gula darah dengan interval yang rutin jika ingin mencoba berjalan kaki dengan jarak tempuh yang jauh.

Test Gula Darah

9 Aug

Alat tes gula darah adalah sebuah alat yang sangat penting untuk mengetes kadar gula darah seseorang.

Alat tes gula darah mempunyai peranan yang sangat penting dalam memantau kondisi gula darah atau penyakit diabetes.

Untuk penderita diabetes alat ini bisa dijadikan patokan untuk mengontrol kadar gula darah. Untuk orang yang tidak menderita diabetes juga bisa menggunakan alat ini untuk mengontrol kadar gula darah agar tidak terkena penyakit diabetes.

Nah, bila anda ingin membeli alat tes gula darah mungkin anda akan bingung untuk memilih alat tes gula darah yang tersedia di pasaran. Biasanya faktor harga menjadi pertimbangan yang utama.

Namun anda jangan terkecoh dan tergoda dengan alat tes gula darah yang murah, karena biasanya harga tes strip-nya mahal. Harga alat memang murah dan hanya dibeli satu kali, namun bila kita beli tes strip terus menerus dengan harga yang mahal itu sama saja dengan pemborosan.

Anda bisa bertanya pada orang-orang yang lebih paham mengenai alat ini untuk membantu memberi anda masukan. Misalnya:

  • Dokter.

Tanyalah pada dokter merek apa yang terbaik dan yang sesuai dengan keinginan anda.

  • Apoteker.

Tanyalah pada apoteker mengenai diskon atau potongan harga bila anda membeli test strip dalam jumlah besar atau alat tes yang baik.

  • Teman, saudara, atau tetangga yang pernah atau sedang mengidap diabetes.

Cobalah bertanya pada mereka mengenai kekurangan dan kelebihan alat ini. Atau anda bisa mencoba alat miliknya dengan jarum milik anda.

  • Website atau situs mengenai diabetes.

Jelajahi situs internet untuk melihat fitur-fitur alat ini. Selain itu ikuti forum diskusi atau tanya jawab yang ada di dalam situs.

  • Pihak asuransi.

Bertanyalah pada pihak asuransi mengenai besar biaya test strip dan alat yang mereka tanggung dan merek-merek yang ada dalam daftar mereka.

 

Berikut ini adalah faktor-faktor yang bisa anda pertimbangkan sebelum memilih alat tes gula darah, yaitu:

  • Kode (coding).

Alat tes gula darah ada yang harus diatur secara manual untuk mengenali kode yang ada di kemasan strip, tapi ada juga alat tes gula darah yang bisa mengenali kode secara otomatis

  • Ukuran.

Alat tes gula darah mempunyai banyak jenis bentuk dan ukuran. Bila bentuknya panjang dan tipis dibandingkan bentuk standar, maka alat ini disebut bentuk “compact”.

  • Ukuran sampel.

Setiap alat membutuhkan ukuran sampel minimum, yakni berkisar antara 0,3 – 1,5 mikroliter.

  • Alternatif lokasi pengambilan sampel.

Selain di jari, pengambilan sampel darah bisa dari bagian tubuh lain, seperti telapak tangan, lengan bawah dan paha. Sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukannya.

  • Memori dan rata-rata (averages).

Alat tes gula darah umumnya bisa menyimpan antara 200-450 hasil tes, dan dapat disimpan dari 7 sampai 60 hari setelah dilakukan tes.

  • Suhu pengoperasian.

Alat tes gula darah umumnya bisa bekerja dalam kisaran suhu antara 10-40 derajat Celcius. Tapi ada juga yang bisa bekerja pada suhu di bawah 4 dan lebih dari 43 derajat Celcius.

  • Travel ready.

Bila melakukan perjalanan jauh sebaiknya anda membeli alat tes gula darah cadangan.

Diabetes Pada Ibu Hamil

20 Jun ibu hamil

diabetes militusPenyakit diabetes bisa menyerang siapa saja. Tua, muda, anak-anak, laki-laki, dan wanita.

Lalu bagaimana dengan ibu yang sedang hamil ???

Apakah bayi dalam kandungan juga beresiko kena diabetes ???

Untuk lebih jelasnya, akan kami jelaskan tentang penyakit diabetes pada ibu hamil.

Seorang ibu yang hamil, biarpun sebelumnya belum pernah punya riwayat penyakit diabetes namun bisa saja terkena penyakit diabetes bila di masa kehamilan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengakibatkan gula darah jadi naik. Dalam istilah medis hal ini disebut Diabetes Gestational.

Berikut ini adalah gejala-gejala atau tanda-tanda diabetes pada ibu hamil, yaitu :

• Sering merasakan mual.
• Sering buang air kecil, terutama pada malam hari.
• Mudah merasa capek.
• Mudah merasa haus.
• Kandung kemih, vagina, maupun kulit mengalami infeksi.
• Pandangan mata agak kabur.

Diabetes pada ibu hamil dimulai ketika pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin untuk mengontrol gula darah pada ibu hamil ke tingkat yang aman. Diperkirakan 18% wanita hamil di Indonesia mengalami hal ini.

Biasanya ibu hamil rentan terkena diabetes setelah organ tubuh janin terbentuk di trimester kedua dan ketiga. Janin tidak akan cacat, akan tetapi bila gula darah tidak terkontrol maka itu bisa mempengaruhi kondisi kehamilan ibu dan meningkatkan resiko pada saat melahirkan.nutrisi yang baik untuk ibu hamil

Berikut ini adalah resiko-resiko yang bisa diakibatkan oleh penyakit diabetes :

• Bayi lahir dengan gemuk, biasanya lebih dari 4 kilogram

• Bayi mengalami kesulitan di masa kelahiran yang bisa mengakibatkan bahu bayi mengalami cedera. Namun dalam beberapa hari bahu bayi akan sembuh.

• Bayi susah bernapas karena mempunyai kadar gula darah yang sangat rendah atau hipoglikemia. Untuk ibu disarankan untuk segera menyusui bayi untuk mencegah kondisi yang lebih parah.

• Berisiko mengalami kuning atau ikterus (kadar bilirubin tinggi), polisitemia (peningkatan jumlah sel darah merah dalam darah), hipokalsemia (kalsium dalam darah rendah), dan fungsi jantung terganggu.

• Bila kondisi parah, resikonya bayi bisa meninggal saat dilahirkan.

Bila anda mempunyai gejala-gejala diabetes, maka anda perlu penanganan dengan segera untuk mengontrol kadar glukosa darah agar menjadi normal kembali. Selain pemeriksaan kadar gula darah dan suntikan insulin pada dokter spesialis kandungan, anda juga bisa makan makanan sehat dan teratur serta banyak melakukan olahraga atau aktivitas fisik.

Bila anda sudah melahirkan bayi dengan selamat, anda juga tidak boleh lengah. Karena kemungkinan besar akan mengalami hal yang sama di masa kehamilan berikutnya. Maka dari itu sebaiknya melakukan tes kadar gula darah setiap 2 sampai 3 bulan sekali. Untuk pencegahan sebaiknya anda memperbanyak makan makanan yang sehat dan teratur. Misalnya makanan yang terdiri dari sayur-sayuran dan buah-buahan. Atau anda juga bisa melakukan aktivitas fisik, seperti jogging atau jalan pagi setidaknya 20-30 menit setiap hari.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.