Jalan Kaki bagi Penderita Diabetes

9 Aug

jalan sehatJalan kaki adalah aktivitas olahraga yang paling mudah, aman dan menyenangkan. Setiap hari kita melakukan aktivitas ini. Entah berangkat sekolah, berangkat kerja, jalan-jalan, dan lain-lain.

Namun tahukah anda bila dengan berjalan kaki kita bisa mengurangi atau bahkan mengobati diabetes.

Lho kok bisa ??

Aktivitas jalan kaki yang dilakukan secara rutin dapat menjaga kesehatan fisik seseorang. Selain itu oksigen yang dihirup akan diedarkan melalui sirkulasi darah. Manfaatnya adalah kondisi tubuh tak cepat lelah, mengurangi stres, dan lebih cepat mengembalikan kebugaran fisik.

Dan jangan pernah menganggap remeh jalan kaki, karena tidak sedikit manfaat yang bisa kita dapatkan dari “sekadar” berjalan-jalan.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Jurnal Diabates Care, jika anda ingin menurunkan kadar gula darah anda yang tinggi, maka anda bisa sering melakukan jalan kaki setiap hari.

Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang sederhana juga bisa memberikan dampak yang positif terhadap diabetes.

Para peneliti menyarankan untuk berjalan kaki setiap hari minimal 10.000 langkah atau 8 km meter per hari. Penelitian sebelumnya, tidak menyebutkan berapa jauh harus berjalan. Kini, kata Amanda Fretts, ketua peneliti dari laporan di jurnal Diabetes Care itu, semuanya semakin jelas. Butuh 10.000 langkah atau sekitar 8 km berjalan kaki.

Demi mendapatkan informasi yang lebih akurat, Fretts dan rekan-rekannya meminta lebih dari 1.800 orang untuk menggunakan pedometer di pinggang mereka selama seminggu guna mengetahui jumlah langkah yang setiap hari mereka lakukan. Hasilnya sekitar 17 persen partisipan berjalan kaki lebih dari 3.500 langkah per hari.

Setelah memasukkan usia partisipan, apakah mereka merokok atau tidak dan risiko diabetes lainnya, tim Fretts menemukan bahwa orang yang berjalan kaki lebih banyak 29 persen lebih rendah risikonya terkena diabetes dibandingkan mereka yang berjalan kaki hanya sedikit.

Fretts mengungkapkan melalui e-mail-nya kepada Reuters Health. “Temuan kami tidaklah mengejutkan karena penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan, bahkan sekecil apa pun aktivitas akan terkait dengan penurunan risiko diabetes,”

“Peningkatan aktivitas fisik kemungkinan mencegah bertambahnya berat badan dan mendukung penurunan berat badan, penyebab utama risiko diabetes,” kata Fretts.

Jika anda ingin melakukan aktivitas olahraga jalan kaki, sebaiknya lakukan terlebih dahulu pemanasan dengan melakukan peregangan secara perlahan dan lembut untuk meregangkan otot dan sendi-sendi agar terbiasa dengan gerakan berjalan kaki.

Sebelum dan sesudah berjalan kaki, cek kadar gula darah anda. Jika terlalu rendah, di bawah 100 mg/dl, Anda harus menambah asupan karbohidrat sekitar 15-30 gram. Jika terlalu tinggi, di atas 200 mg/dl, maka sebaiknya tunda dulu olahraga anda sampai kadar gula darahnya turun.

Penting untuk para diabetisi untuk selalu melakukan pengecekan kadar gula darah dengan interval yang rutin jika ingin mencoba berjalan kaki dengan jarak tempuh yang jauh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: